hendyk's blog


Tren adalah suatu pola dari peristiwa atau perilaku yang sama-sama dialami oleh semakin banyak orang, yang menciptakan kebutuhan-kebutuhan baru yang ingin sekali mereka puaskan. Tren juga berarti respons terhadap kebutuhan konsumen, atau terhadap perubahan budaya yang mendorong mereka menuju produk baru yang lebih dapat diterima.



Tren menggenggam benih dari begitu banyak peluang, sehingga jika kita bisa mengaitkan apa yang ingin kita lakukan dengan tren-tren yang sedang muncul, perjalanan kita bisa sangat mulus.

Keadaan-keadaan yang sekarang ini berlaku, atau status quo, dulunya adalah suatu tren. Dan karena status quo melahirkan perubahan, tren-tren saat ini akan berkembang menjadi keadaan-keadaan masa depan. Tapi... di antara peralihan atau transisi itu terdapat banyak peluang.

Orang-orang sukses biasanya mengikuti tren. Ide-ide, tindakan-tindakan, dan kegiatan-kegiatan mereka berjalan mulus... tanpa beban. Bagi pebisnis, pengetahuan tentang tren sangat berharga. Tiba ke kondisi konsumen tepat sebelum konsumen itu tiba di sana, dengan menawarkan kepadanya apa yang mereka bahkan tidak tahu mereka inginkan, berarti sukses.

Dalam membaca tren-tren ini, kita akan mulai melihat ada pola-pola untuk diikuti, ide-ide dan saran-saran untuk membantu kita dalam menemukan bisnis atau profesi baru yang sukses... produk baru yang sukses... layanan baru yang akan sukses.

Dengan memetakan tren-tren yang sedang menggerakkan dunia politik, ekonomi dan bisnis (dalam semua sektor spesifiknya), sosial, serta sains dan teknologi ini, kita bisa mengukur lebih dulu apakah sesuatu itu akan sukses... atau gagal.

Menggunakan tren-tren ini sebagai penyaring bisa menyelamatkan kita dari permulaan yang salah, percobaan-percobaan yang salah-arah, atau kegagalan kontan dalam bisnis apa pun yang kita pertimbangkan. Jika kita dengan cermat membaca setiap tren, kita akan mampu mengarahkan perhatian langsung pada detil-detil terkait yang menyusun gambaran lebih besar dari masyarakat saat ini. Dan menemukan kecocokan dari segala rencana kita.

Menelusuri tren-tren bisa membantu kita dalam hidup maupun dalam bisnis. Bayangkan saja berada di pesawat yang terbang makin dan makin tinggi. Saat tinggal landas, kita mulai mendapat gambaran bagaimana jalan-jalan dan rumah-rumah sekitarnya, lalu kota-kota dan tanah-tanah pertanian, semuanya saling berkaitan. Suatu pandangan yang benar-benar bagaikan mata burung. Tren-tren itu akan menyusun sebuah lukisan lingkungan masa-depan.

Tapi, untuk bisa menarik keuntungan dari tren-tren ini, pebisnis harus bertindak seawal mungkin, sebelum tren-tren itu berkembang besar. Waktulah yang membedakan antara membaca tren demi keuntungan bisnis... dan demi hiburan.

Kita berada di masa yang belum pernah terjadi. Proses kreatif merancang produk bagi konsumen telah banyak dipengaruhi oleh COVID-19. Bisnis perlu mengembangkan produk yang relevan agar sesuai dengan permintaan konsumen. Perkiraan tren memberi pebisnis wawasan konsumen untuk memperkuat produk mereka.

Perkiraan Tren adalah proses meneliti dan merumuskan perkiraan tentang kebiasaan membeli konsumen di masa depan. Dengan mengenali sumber, menelusuri perkembangan, dan mengenali pola-pola tren, futuris bisa memberi pebisnis 'visi' masa depan. Para futuris meneliti dan mengenali perubahan sosial, budaya, etika, atau lingkungan, dan bagaimana perubahan itu mungkin memengaruhi perilaku konsumen di masa mendatang. Melalui proses ini, mereka bisa menemukan produk dan jasa yang akan dibeli konsumen.

Bagaimana prakiraan tren dibuat?

Ada metodologi untuk mengenali tren yang muncul dan teknik dalam memperkiraan skala dan umur panjangnya. Mengenalii apa yang 'memicu' tren konsumen seringkali merupakan titik awal yang baik. Ada beberapa cara umum terjadinya tren, seperti teknologi baru. Setelah tren dikenali, berbagai alat bisa digunakan untuk membuat hipotesis dampak (tingkat adopsi) dan lama tren.

Bagaimana wawasan tren bisa menguntungkan bisnis kita?

Tren menandakan kebutuhan konsumen yang muncul, dan sebagai perancang, Anda dapat memanfaatkan potensi mereka untuk menghasilkan keuntungan. Dengan memahami pergeseran konsumen dan perkiraan tren produk, bisnis dapat menghindari pilihan produk yang buruk dan menangkap peluang pasar.

Perkiraan tren bisa membantu memvalidasi ide desain atau arah yang bisnis Anda untuk produk Anda, membantu Anda mengetahui tren mana yang harus ditindaklanjuti dan kapan. Menggunakan wawasan tren secara efektif dapat memperkuat merek Anda, asalkan Anda memiliki pengetahuan yang jelas tentang pelanggan Anda, USP merek Anda, dll.

Mulailah lacak dan ikuti tren dalam sektor-sektor di mana bisnis Anda sekarang memiliki kekuatan, dan Anda sangat mungkin menjadi pemimpin pasar.


Semua pebisnis sulit memiliki proses berpikir yang cacat. Mereka harus memecahkan masalah berpikir ini dulu sebelum mulai menangani masalah bisnisnya. Karena proses pikiran cacat itulah akar penyebab dari permasalahan bisnis mereka. Akibatnya, apa pun proyek mereka akan jauh lebih sulit mencapai hasilnya.


Tidak mudah meyakinkan para pebisnis sulit bahwa mereka punya masalah berpikir yang harus diselesaikan lebih dulu, karena mereka biasanya sangat bergairah untuk mendapatkan hasil dari apa pun ide bisnisnya.
 
Sebaliknya, semua pebisnis terbaik memiliki cara pikir yang sama tentang apa yang sebenarnya menyebabkan sukses dalam hidup dan bisnis.
 
Jadi, lompatan tercepat, termudah, dan terbesar yang bisa dibuat bisnis yang berkinerja rendah untuk memperbaiki hasil-hasil mereka adalah menggunakan proses pemikiran sama yang digunakan para pebisnis yang "pasti sukses" ini.

Setiap paket informasi yang selama ini kita terima dari para konsultan atau pelatih bisnis berfokus pada bisnis kita. Tapi, untuk memperbaiki proses pemikiran kita, kita pribadilah obyeknya.

Kita harus bertanya, Apa yang sedang berlangsung dalam pikiran kita? Apakah itu membantu atau menghambat kita? Apakah pemikiran kita saat ini membawa kita menuju sukses atau menakdirkan kita gagal?

Pemikiran cacat Inilah sebenarnya kendala terbesar menuju sukses kita. Inilah sebab terbesar dari bisnis yang gagal dan perjuangan jatuh bangun pebisnis. Dan kita hanya punya dua pilihan: menghadapinya langsung, atau menderita akibat-akibatnya.

Kebanyakan pebisnis berpura-pura pemikiran cacat ini tidak ada. Mereka menipu diri dengan tidak menghadapi pikiran-pikiran, keyakinan-keyakinan, dan perilaku-perilaku penyabot mereka yang sesungguhnya. Karena itu mereka tidak pernah membahas soal-soal tetek bengek yang akhirnya merongrong upaya mereka untuk sukses.
 
Dengan begitu banyak bisnis yang berkinerja rendah, dan lebih banyak lagi masih mogok dalam tahap perencanaan, mereka putus asa mencari jalan. Siapa yang muncul mengeksploitasi situasi seperti ini?

Ya, tentu para pencari-peluang licin yang tidak etis. Mereka mencoba memenuhi pencarian bisnis terhadap ‘jalan-jalan pintas’ itu dengan solusi-solusi yang justru bisa merugikan, atau konyol.

Lihat saja apa yang saat ini sedang ditawarkan kepada kita, sangat kecil hubungannya dengan menumbuhkan bisnis kita. Lebih banyak hanya menebalkan kocek para penjual licin itu. Promosinya banyak memanfaatkan kemalasan, memikat, dibesar-besarkan, dan terlalu muluk untuk dipercaya, tetapi yang terpenting, promo-promo itu membius. Sering dengan mengorbankan kebenaran.

Kita ditawari sukses bisnis sama seperti kita ditawari segala produk lainnya. Klaim-klaim para promotor ini blakblakan.. Ini gampang... Lima langkah mudah... Kita bisa melakukan segalanya salah namun tetap akan mendapatkan segala yang kita inginkan karena metode ini begitu ampuh...Hasil-hasil kita akan datang dalam beberapa menit... dan seterusnya.
 
Kebanyakan pebisnis membeli ‘cara-cara pintas’ ini. Mereka dengan suatu cara dibuat yakin bahwa mereka tidak bisa sukses tanpa strategi traffic rahasia ini atau itu, atau tanpa taktik video baru ini atau itu, atau tanpa program software baru ini atau itu. Seolah mereka menerima tanpa pemikiran lagi bahwa masalah bisnis nomor 1 mereka saat ini adalah cara menghasilkan klien terbanyak secara tercepat dan termurah.

Tapi, pernahkah Anda, misalnya, memikirkan apakah bisnis Anda telah memiliki unsur-unsur kritis bisnis (unsur macam mana lagi ini?) yang akan memastikan sukses bisnis jangka panjang, yang tanpa itu segala jalan pintas ‘sukses’ yang Anda ambil akhirnya hanyalah pembuangan waktu dan biaya?

Jadi, kita pebisnis perlu mulai lebih banyak berpikir, dan mulai berpikir secara berbeda. Pemikiran bisnis yang benar dan akuratlah yang menyiapkan kita untuk menangani dengan benar segala masalah teknis dan taktis bisnis.

Anda perlu melihat bahwa sebab-sebab maupun solusi-solusi untuk masalah bisnis Anda itu pertama-tama ada di dalam pikiran Anda, bukan di pasar. Ini mungkin sulit untuk Anda terima sekarang. Tapi percayalah, ini benar.  
 
Ada sekumpulan keyakinan, pengetahuan dan perspektif yang kita perlukan untuk berpikir dan bertindak ala pengusaha strategis. Ini amat penting untuk sukses bisnis kita. Karena itu tidak berlebihan untuk mengatakan, jika kita mencoba mengembangkan suatu bisnis dan kita melewatkan kepercayaan, pengetahuan atau perspektif yang perlu ini, ini sama dengan buta fungsi.


Cara orang2 bereaksi thd informasi sama bergantungnya pada penyajian informasi itu spt pada substansi/isi informasinya – jika tidak lebih.

 

Kita semua suka mengatakan bhw kita tidak membeli produk berdasarkan kemasannya, tetapi saat menyangkut informasi, cara orang bereaksi sangat bergantung pada cara informasi itu dikemas dan disajikan.

 

Dengan kata lain, bukan hanya kebetulan bahwa para pembawa berita wanita di stasiun-stasiun TV lokal semua memiliki rambut yang terawat sempurna dan senyum paling berkilau yang dapat diberikan oleh kedokteran gigi modern.

 

Selama bertahun-tahun, para profesional cerdik telah memahami bahwa informasi membuat dampak yang lebih besar jika dibingkai secara ahli.

 

Richard Nixon memahami ini. Pada 1952, lebih dari dua dekade sebelum Watergate mencapnya selamanya sebagai "Tricky Dick", Richard Nixon melakukan salah satu kelihaian beladiri politik terbesar yang pernah dilihat bangsa itu.

 

Itu terjadi di tengah2 kampanye presiden 1952. Nixon mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden dengan tiket yang dipimpin oleh Dwight Eisenhower. Tiket Eisenhower-Nixon tampak seperti sepatu hak sampai muncul tuduhan mengenai dugaan dana gelap politik yang telah dibuat oleh teman2 kaya Nixon untuknya.

 

Nixon hanya membantah tuduhan tersebut, tetapi orang2 tidak percaya. Tekanan menjadi begitu kuat sehingga bahkan para petinggi Partai Republik mendesak Nixon mundur dan membiarkan orang lain menggantikannya di sisi Ike.

 

Nixon tahu bahwa kelangsungan politiknya bergantung pada pemberian sesuatu kepada rakyat Amerika yang dapat mereka rangkul dan bela. Dia melakukannya dengan menyampaikan pidato "Checkers"-nya yang terkenal di televisi nasional. Dalam pidato ini, dia membuat pengakuan bahwa satu-satunya hadiah yang pernah dia terima sebagai seorang politikus adalah seekor ayam jago kecil bernama Checkers.

 

Lagi pula, siapa pernah bisa menyalahkan seorang politisi karena menerima anak anjing untuk gadis-gadis kecilnya?

 

Setelah pidato itu, Nixon diubah dari politisi tidak jujur yang biasa2 saja menjadi Tuan Amerika Tengah. Orang-orang menelepon dan mengirimkan telegram ke kantor GOP, dengan antusias mendesak agar Nixon tetap terdaftar.

 

Ini adalah contoh menakjubkan dari kerja manipulasi psikologi. Dalam hal informasi substantif, Nixon tidak mengatakan hal baru sama sekali. Namun demikian, persetujuan rakyatnya melambung tinggi.

 

Seorang pelajar Neuro Linguistic Programming (NLP) mungkin berkata bahwa Richard Nixon telah ‘mengemas ulang' dirinya sendiri.

 

NLP muncul pada tahun 1975 sebagai gagasan dari seorang mahasiswa muda pascasarjana pemrograman komputer bernama Richard Bandler dan seorang profesor linguistik bernama John Grinder. Usaha mereka di Universitas Santa Cruz dikelilingi oleh kontroversi sejak awal, tetapi ia tetap menjadi studi yang menarik. NLP mungkin dikelilingi kontroversi, tetapi tidak dapat disangkal bahwa ia menawarkan beberapa gagasan yang sangat ampuh.  

 

Pelajari NLP dan Anda mempelajari konsep framing (pengemasan), cara mengemas pesan agar lebih menarik, serta banyak konsep lain yang sangat berguna, di sini… https://terobosan.biz.id


Segala sesuatu yang kita lakukan dimotivasi oleh keinginan kita untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar tertentu. Mari kita buat contoh tentang bagaimana pengetahuan ini berperan.

 

Anda baru saja menciptakan produk revolusioner, sebuah inovasi baru yang akan membantu para pengusaha menghasilkan lebih banyak dengan biaya lebih rendah.

 

Dunia siap untuk menerima ciptaan Anda.

 

Anda mengenali pelanggan potensial Anda, Anda membekali mereka untuk mendengar promosi penjualan Anda, dan Anda meluncurkannya dengan mengatakan, "Produk kami mengotomatkan rantai pasokan dengan integrasi sigma enam bottom-up ..."

 

Permainan berakhir di babak pertama. Anda sudah kalah. Anda mungkin memiliki produk terhebat di dunia, tetapi Anda belum meyakinkan siapa pun bahwa mereka membutuhkannya untuk memperkaya hidup mereka.

 

Anda belum menyampaikan kebutuhan-kebutuhan dasar para pelanggan Anda.

 

Abraham Maslow mengembangkan sebuah teori tentang motivasi manusia berdasarkan apa yang dia namakan "Hirarki Kebutuhan."

 

Maslow berdalih bahwa semua tindakan manusia dilakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam mengejar pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Mereka memiliki hirarki atau jenjang yang pasti. Begitu kita memenuhi kebutuhan yang lebih rendah pada skala ini, kita segera mulai bekerja untuk memenuhi kebutuhan berikutnya yang lebih canggih.

 

Sebagai tambahan, Anda akan melihat bahwa uang tidak memiliki tempat khusus pada piramida ini. Uang adalah simbol, bukan kebutuhan itu sendiri. Bagi kebanyakan dari kita, uang adalah alat yang melambangkan keselamatan dan keamanan.

 

Pikirkan setiap keputusan, setiap tindakan yang kita ambil dalam hidup ... ketika Anda mundur dan benar-benar menganalisisnya, cukup mudah untuk melihat dari mana Maslow berasal. Bahkan, akan sangat mudah untuk mengatakan bahwa semua yang kita lakukan adalah untuk pemenuhan salah satu kebutuhan manusiawi dasar kita.

 

Bahkan tindakan yang tampaknya tidak rasional – saya sedang memikirkan anak-anak pembunuh di Sekolah Menengah Atas Columbine di Colorado yang menyebut diri mereka "The Trench Coat Mafia" – dapat berasal dari kebutuhan yang dirasakan untuk bergaul dan diterima, dan kebutuhan untuk menyerang mereka yang mengganggu pengejaran kebutuhan itu.

 

Jika Anda sedang berusaha menjual produk atau layanan, Anda mutlak harus menemukan cara untuk menarik kebutuhan para pelanggan Anda. Pelajari lebih lanjut ilmu ini di sini… https://terobosan.biz.id

Cara orang-orang bereaksi terhadap informasi sama bergantungnya pada penyajian informasi itu seperti pada substansi atau isi informasinya – jika tidak lebih.

Kita semua suka mengatakan bahwa kita tidak membeli produk berdasarkan kemasannya, tetapi saat menyangkut informasi, cara orang bereaksi sangat bergantung pada cara informasi itu dikemas dan disajikan.

Dengan kata lain, bukan hanya kebetulan bahwa para pembawa berita wanita di stasiun-stasiun TV lokal semua memiliki rambut yang terawat sempurna dan senyum paling berkilau yang dapat diberikan oleh kedokteran gigi modern.

Selama bertahun-tahun, para profesional cerdik telah memahami bahwa informasi membuat dampak yang lebih besar jika dibingkai secara ahli.

Richard Nixon memahami ini. Pada tahun 1952, lebih dari dua dekade sebelum Watergate mencapnya selamanya sebagai "Tricky Dick", Richard Nixon melakukan salah satu kelihaian beladiri politik terbesar yang pernah dilihat bangsa ini.

Itu terjadi di tengah-tengah kampanye presiden 1952. Nixon mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden dengan tiket yang dipimpin oleh Dwight Eisenhower. Tiket Eisenhower-Nixon tampak seperti sepatu hak sampai muncul tuduhan mengenai dugaan dana gelap politik yang telah dibuat oleh teman-teman kaya Nixon untuknya.

Nixon hanya membantah tuduhan tersebut, tetapi orang-orang tidak mempercayainya. Tekanan menjadi begitu kuat sehingga bahkan para petinggi Partai Republik mendesak Nixon untuk mundur dan membiarkan orang lain menggantikannya di sisi Ike.

Nixon tahu bahwa kelangsungan politiknya bergantung pada pemberian sesuatu kepada rakyat Amerika yang dapat mereka pahami dan bela. Dia melakukannya dengan menyampaikan pidato "Checkers"-nya yang terkenal di televisi nasional. Dalam pidato ini, dia membuat pengakuan bahwa satu-satunya hadiah yang pernah dia terima sebagai seorang politikus adalah seekor ayam jago kecil bernama Checkers.

Lagi pula, siapa pernah bisa menyalahkan seorang politisi karena menerima anak anjing untuk gadis-gadis kecilnya?

Setelah pidato tersebut, Nixon diubah dari politisi tidak jujur yang biasa-biasa saja menjadi Tuan Amerika Tengah. Orang-orang menelepon dan mengirimkan telegram ke kantor GOP, dengan antusias mendesak agar Nixon tetap maju dalam pilpres.

Ini adalah contoh menakjubkan dari kerja manipulasi psikologi. Dalam hal informasi substantif, Nixon tidak mengatakan hal baru sama sekali. Namun demikian, persetujuan rakyatnya melambung tinggi.

Seorang pelajar Neuro Linguistic Programming (NLP) mungkin berkata bahwa Richard Nixon telah ‘mengemas ulang' dirinya sendiri.

NLP muncul pada tahun 1975 sebagai gagasan dari seorang mahasiswa muda pascasarjana pemrograman komputer bernama Richard Bandler dan seorang profesor linguistik bernama John Grinder. Usaha mereka di Universitas Santa Cruz dikelilingi oleh kontroversi sejak awal, tetapi ia tetap menjadi studi yang menarik.

(NLP mungkin dikelilingi kontroversi, tetapi tidak dapat disangkal bahwa ia menawarkan beberapa gagasan yang sangat ampuh. Sebagian orang menuduhnya sebagai turunan "pseudo- sains" dari bidang lain [seperti Hipnoterapi Erickson].)

Pelajari NLP dan Anda mempelajari konsep framing (pengemasan), cara mengemas pesan agar lebih menarik, serta banyak konsep lain yang sangat berguna.

Berikut adalah contoh nyata yang lebih lanjut menunjukkan daya "pembingkaian": Bayangkan Anda sedang berjalan di jalan dan Anda bertemu dengan seniman yang tampak lusuh dan tidak mandi yang mencoba menjajakan lukisannya di atas kanvas. Dia berteriak pada Anda, "Hei, bung, beli lukisan saya!"

Anda akan berjalan menyimpang berusaha menghindari kontak mata.

Sekarang, ambillah lukisan yang sama itu dari jalanan, letakkan dalam bingkai berlapis emas yang indah dan letakkan di dinding galeri Manhattan yang megah. Bayangkan, juga, dua orang menarik mengapit karya seni tersebut dan berbicara tentang betapa mereka mengaguminya. Pemilik galeri mendatangi Anda dan menanyakan apakah Anda tertarik untuk membeli lukisan itu.

Apakah pandangan Anda terhadap lukisan itu berubah?

Jika Anda sungguh jujur, Anda akan mengakui bahwa Anda akan memberikan pertimbangan yang jauh lebih serius pada lukisan itu di galeri mewah daripada akan pernah Anda berikan di sudut jalan.

Itu sifat manusia. "Bingkai" di mana informasi disajikan sangat memengaruhi cara informasi itu dirasakan dan diterima.

Saat Anda menjalankan bisnis Internet, pembingkaian sangatlah penting.

Keberhasilan Anda sangat bergantung pada bagaimana situs Anda dipandang. Orang mungkin melihat Anda dan perusahaan Anda dengan sangat hormat setelah melihat situs Anda. Sebaliknya, mereka mungkin melihat Anda sebagai lelucon besar dan tidak pernah kembali. Segala tentang situs Anda - perkataan, desain, bagaimana materi disusun – harus membingkai pesan Anda secara Anda menginginkannya dipandang.

Misalnya, situs yang menjual produk harus membuat klaim tentang apa yang dapat dilakukan produk itu. Kelilingi klaim tersebut dengan bingkai/kemasan otoritas dan kredibilitas, maka pesan itu akan menghasilkan peningkatan penjualan.

Namun, perhatian Anda tidak boleh berhenti pada cara situs Anda dibangun. Anda juga harus benar-benar sadar tentang bagaimana calon pelanggan sampai ke situs Anda. Jalan yang mereka tempuh juga akan membingkai persepsi mereka.

Misalnya, ulasan positif untuk produk Anda dengan tautan ke situs Anda akan menghasilkan pelanggan sangat reseptif yang cenderung melakukan pembelian dari Anda. Ulasan negatif terhadap produk Anda dapat mendatangkan Anda beberapa penyimak yang penasaran, yang jauh lebih skeptis dan kurang cenderung merelakan uang mereka di situs Anda.

Pada tahun 1995, ada ungkapan yang sekarang menjadi pepatah Pemasaran Internet: "Semua klik tidak tercipta sama."

Sebuah klik yang membingkai situs Anda dengan buruk akan memberi Anda tanggapan yang buruk. Klik yang membingkai situs Anda dengan baik memberi Anda pelanggan dan klien yang reseptif. Pengaruh dari rute yang diambil untuk sampai ke situs Anda sangat penting, sedemikian rupa sehingga Anda harus memantaunya dalam pengujian pasar Anda (menggunakan alat-alat pelacakan).

Pikirkan kebiasaan membeli Anda sendiri. Jika Anda masuk ke sebuah toko yang kotor, tidak tertata dengan baik, dengan karyawan yang kurang informasi dan berada di lingkungan yang buruk, Anda kemungkinan besar akan langsung keluar. Sebaliknya, Anda lebih mungkin mengeluarkan uang Anda dalam sebuah bisnis yang terang dan tertata rapi dengan staf ramah yang melayani Anda.

Situs web tidak berbeda, dan Anda perlu memikirkan bagaimana Anda dapat membingkai situs Anda untuk memperkuat pesan Anda.
 
Contoh kasus dari pengujian sebuah program afiliasi, salah satu yang terbesar dan paling sukses di Internet, telah menguji berbagai jenis iklan afiliasi dan dalam prosesnya, mereka dapat membuktikan pentingnya konsep ini. Misalnya, banyak program afiliasi mengiklankan "tingkat konversi" (rasio pengunjung situs terhadap penjualan) untuk situs mereka. Telah ditemukan bahwa ini adalah angka yang sama sekali tidak berguna dan tidak memiliki alasan pada kenyataannya. Artinya, tingkat konversi sebuah situs tidak dapat dilihat dalam ruang hampa, terlepas dari cara pengunjung tiba di situs itu.

Contoh klasik dari hal ini ditunjukkan oleh uji split-run yang dijalankan program afiliasi tadi dengan dua iklan afiliasi. Satu grup afiliasi diminta untuk menampilkan "iklan A" di situs mereka, dan grup lainnya diberi "iklan B." Kedua iklan menuju situs yang sama, sehingga akan masuk akal bahwa setiap iklan akan menghasilkan rasio "klik terhadap penjualan" yang serupa. Iklan B menarik 523% lebih baik daripada iklan A, dan hasilnya memang signifikan secara statistik. Seperti bisa Anda lihat, konteks memang penting.

Karena itu, tinjau semua aspek situs Anda - copywriting, elemen visual, cara penataan materi – untuk memastikan bahwa pesan Anda memiliki otoritas dan kredibilitas. Bekerjalah dengan situs-situs lain yang mengulas produk dan layanan untuk mendapatkan tautan positif ke situs Anda yang akan menghasilkan pelanggan yang reseptif.


Selain hal2 yang dibiarkan tidak tuntas, ada hal lain yang membuat kita tidak nyaman.


Kita tidak suka jika tindakan-tindakan kita bertentangan dengan pikiran-pikiran kita.

Kita ingin alasan-alasan kokoh dan logis untuk tindakan-tindakan yang kita ambil sehingga kita selalu bisa membenarkan tindakan-tindakan itu dalam pikiran kita sendiri.

Contoh kasus: Di antara banyak hal menarik yang kita amati di Korea era 1992 adalah naik turunnya sebuah sekte akhir-dunia. “Gereja Misi Batu Hidup untuk Masa yang Akan Datang" meramalkan bahwa Yesus akan kembali ke bumi pada tanggal 28 Oktober 1992. Banyak pengikut sekte tersebut bertindak begitu jauh hingga menjual rumah dan harta pribadi mereka, melepaskan beban duniawi mereka sebelum rencana kenaikan mereka ke Surga.

Nah, sejauh pengetahuan kita, tidak ada Pengangkatan langit pada hari Oktober itu. Namun, para anggota sekte itu tidak akan mengakui kesalahan. Mereka menyodorkan segudang alasan irasional mengapa Yesus tidak muncul.

Hasrat gigih untuk menghindari mengakui kesalahan ini melangkah ke titik-titik ekstrim luar biasa. Para anggota sekte "Gerbang Surga" yang terkenal kejam (ingat, mereka yang ditemukan tewas di ranjang mereka mengenakan Nike hitam, dengan tas mereka dikemas untuk bergabung dengan makhluk-makhluk asing luar angkasa yang akan mampir untuk menjemput mereka) masih mengaku bahwa ajaran-ajaran sekte tersebut tepat. Para anggota yang masih hidup masih dikutip mengatakan, "Saya berharap saya pergi bersama mereka."

Jika proses pikiran manusia demikian mementingkan kebenaran, bahwa kematian lebih disukai daripada mengakui kesalahan, tidakkah menurut Anda kita harus menggunakan pengetahuan ini?

Pada tahun 1951, seorang pemikir berwawasan bernama Leon Festinger mempelajari orang-orang yang memiliki pengabdian yang hampir-fanatik pada mobil. Dia menunjukkan kepada kepada para subjek ujinya gambar-gambar dan spesifikasi mobil-mobil dan meminta mereka untuk memilih mobil yang menurut mereka terbaik. Setelah menentukan pilihan mereka, Festinger menunjukkan kepada mereka iklan untuk masing-masing mobil itu. Tak pelak, setiap subjek akan menghabiskan jauh lebih banyak waktu melihat iklan untuk mobil yang telah mereka pilih.

Orang akan berusaha keras untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa mereka telah membuat keputusan yang tepat, kata “Theory of Cognitive Dissonance” Festinger. Terlalu menyakitkan saja untuk melihat bukti bahwa kita salah.

Jika kita bisa memberi para calon pelanggan alasan-alasan meyakinkan dan bukti kokoh bahwa mereka sedang membuat pilihan yang tepat, menjadi jauh lebih mudah bagi mereka untuk menarik pelatuk pada keputusan tersebut.

Selengkapnya ttg Disonansi Kognitif untuk bisnis di sini… https://terobosan.biz.id


Orang tidak suka kalau ada hal dibiarkan tidak selesai. Itu membuat kita tidak nyaman.


Jika ada hal belum selesai, ia menahan perhatian kita sampai kita dapat menutupnya.

Mari kita kembali ke minggu-minggu terakhir tahun 2000. Apa yang sedang dibicarakan semua orang Amerika? Mereka terobsesi dengan pemilihan presiden. Dunia sedang gelisah, menunggu untuk melihat apakah Al Gore atau George W. Bush akan menduduki Ruang Oval. Orang-orang yang biasanya tidak peduli tentang politik tidak dapat membicarakan hal lain selain seluk-beluk prosedur pemilihan Florida.

Mengapa? Karena kita tidak nyaman – dan penasaran – ketika hal-hal tidak selesai. Pidato penerimaan George W. Bush, setelah pemilihan akhirnya selesai, adalah salah satu peristiwa berita paling banyak ditonton dalam sejarah. Kita secara magnetis tertarik pada kisah-kisah dengan kesimpulan yang tidak pasti.

Fenomena ini disebut Efek Zeigarnik. Bertahun-tahun lalu, peneliti bernama Bluma Zeigarnik terpesona oleh para pelayan makanan, takjub karena mereka dapat mengingat daftar panjang item pesanan dan mampu memasangkannya dengan para pelanggan yang tepat. Dia menyadari bahwa informasi kompleks ini akan hilang sama sekali dari pikiran si pelayan begitu makanannya diantarkan ke meja.

Teori saya adalah bahwa kebelumtuntasan tugas yang ada – pesanan makanan yang masih harus dipenuhi – menciptakan keadaan ketidakseimbangan dalam pikiran si pelayan. Kita tahu dari Psikologi Gestalt, bahwa organisme2 bergerak menuju kesetimbangan. Kurangnya kesetimbangan terkait dengan suatu tugas yang tidak terpenuhi menciptakan ketidaknyamanan dan menyebabkan tugas tersebut tetap dalam memori si pelayan sampai selesai.

Zeigarnik membawa pekerjaan ini selangkah lebih maju. Dia mengumpulkan beberapa subjek tes dan meminta mereka melakukan serangkaian tugas, yang tidak memungkinkan mereka menyelesaikan semuanya. Dia menemukan, dalam mewawancarai para subjek, bahwa tugas-tugas yang belum selesai terus diingat dengan frekuensi yang lebih besar dan detail yang rumit.

Efek Zeigarnik ini berdampak samping yang luar biasa bagi para pemasar Internet. Sebagai pemasar Internet sendiri, saya terpesona oleh sesuatu yang sama sekali lain... Hal yang hampir bersifat seksual. Hal yang tiap kita miliki di kamar tidur kita…

STOP!

Perhatikan bagaimana Anda bergerak cepat untuk membaca kalimat berikutnya. Efek Zeigarnik sedang bekerja dalam pikiran Anda sendiri. Ketika saya mengakhiri paragraph dengan frase "sesuatu yang sama sekali lain...," saya meninggalkan suatu urusan yang belum selesai dalam mental Anda. Saya lalu memperkuat ini dengan melukis sebuah gambar di sekitar titik kosong ini di benak Anda.

Akan telah membuat Anda tidak nyaman untuk berhenti membaca saat ini dan membiarkan urusan yang belum selesai itu menggantung.

Apa relevansinya dengan pemasaran Internet yang sukses menjadi jelas? 


Digunakan dengan benar, Efek Zeigarnik memberikan semacam keunggulan psikologis untuk menapakkan kaki Anda dengan kokoh di pintu pengunjung web mana pun dan membuatnya terus bergerak lebih dalam ke dalam proses penjualan Anda.

Anda mulai menceritakan sebuah kisah yang menarik perhatian calon pelanggan, dan membuatnya terus mengikuti Anda mencari kesimpulan yang memuaskan.

Jika Anda masih meragukan keefektifan pendekatan ini, sesekali nyalakan televisi Anda ke "Berita Utama" CNN. Setiap setengah jam, "Berita Utama" mengarah ke laporan olahraga mereka dengan sebuah pertanyaan remeh. Mungkin Anda tidak peduli tentang olahraga, tetapi kemungkinan besar Anda akan duduk sepanjang siaran olahraga itu dan dua himpunan iklan untuk mendengar jawaban atas pertanyaan sepele itu.

Jika ini berhasil untuk trivia olahraga, bayangkan potensinya jika Anda memberi tahu seorang ibu rumah tangga bahwa ada sebuah barang rumah tangga lazim yang dapat membahayakan keluarganya. Ibu rumah tangga itu akan mengikuti Anda dengan kegigihan dan tekad yang besar untuk menemukan jawaban atas misteri yang Anda letakkan di hadapannya.

Kisah yang belum selesai bisa menjadi salah satu aset terbesar Anda.


Buat orang menyetujui suatu hal kecil. Itulah langkah pertama dan terpenting untuk membuat mereka menyetujui hal besar nanti.


Ini disebut "Fenomena Kaki di Pintu," dan ini salah satu kaidah terpenting yang dapat Anda pelajari tentang pemasaran Internet, bidang di mana Anda selalu hanya berjarak satu klik dari penolakan.

Bahkan di luar Internet, Anda dapat melihat Fenomena Kaki di Pintu bekerja setiap hari. Banyak organisasi dan sekte keagamaan menguasai seni ini. Anda tidak akan pernah melihat anggota Scientology bertanya kepada seorang di jalan apa mereka ingin mengeluarkan ribuan dollar untuk terapi seumur hidup. Mereka hanya akan menanyakan apa Anda ingin mengikuti suatu tes kepribadian. Anda tidak tahu saat itu, tapi ketika Anda mengikuti tes itu, Anda juga mengambil bagian dalam suatu sistem yang dirancang sangat baik untuk membawa Anda lebih dan lebih dalam ke dalam Scientology.

Demikian pula, neo-Nazi dan kelompok pembenci lainnya tahu bahwa mereka tidak dapat membangun organisasi mereka dengan menelepon dingin untuk meminta orang-orang ikut dalam kejahatan kebencian. Perekrutan dimulai dengan suatu rapat atau pesta, sebelum aktivitas-aktivitas yang lebih jahat diperkenalkan.

Secara mengejutkan, jumlah langkah antara tes kepribadian dan pengabdian buta sangat sedikit.
 
Akan juga bermanfaat bagi Anda untuk memperhatikan sebagian praktisi trik-trik psikologi terbaik di dunia: salesman rumah ke rumah. Jika Anda pernah alami penjual ini membunyikan bel pintu Anda, jangan langsung membanting pintu di depan wajahnya. Biarkan dia memainkan triknya dan ambillah beberapa pelajaran darinya.

Ambil contoh penjual mesin penyedot debu. Jika seseorang berjalan ke rumah asing dan bertanya kepada penghuninya apakah mereka ingin membeli penyedot debu, mereka tidak akan menginjakkan kaki di pintu. Pintu di depan lebih mungkin terjadi.

Penjual door-to-door telah belajar dari bertahun-tahun coba-coba bahwa Anda harus memulai dari yang kecil sebelum Anda bisa menjual yang besar.

Penjual penyedot-debu yang efektif akan datang ke sebuah pintu dan berkata, "Maaf, Bu. Kami di sini hari ini membantu orang-orang di lingkungan ini. Apakah Anda keberatan jika kami menyedot debu karpet ruang tamu Anda? Gratis, tidak ada kewajiban." (Teknik serupa adalah kunjungan penjualan "dingin" di mana calon pelanggan diberi tahu bahwa mereka telah "memenangkan" pembersihan karpet gratis.)

Begitu si penjual berhasil masuk, pertunjukan dimulai. Pembersihan gratisnya sebenarnya adalah presentasi penjualan untuk penyedot debu itu sendiri. Begitu seseorang berada di rumah Anda, Anda diliputi oleh rasa keramahan alami dan keengganan untuk meminta mereka pergi dengan tangan kosong. Anda akan terkejut betapa seringnya para profesional dari rumah ke rumah ini menutup penjualan.


Ini lebih sulit di Internet. Anda tidak memiliki keuntungan berada secara fisik di dalam ruang seseorang dan mereka bisa mematikan layar komputer Anda dalam sekejap tanpa sedikit pun penyesalan. Si pengunjung situs bahkan tidak harus bersikap sopan kepada Anda.

Meskipun demikian, prinsip yang sama berlaku. Di Internet, menapakkan kaki di pintu dan menjaganya di sana berarti Anda harus mendapatkan perhatian para prospek Anda dan kemudian memberi mereka sesuatu yang cukup bernilai untuk membuat mereka tetap tertarik.

Ketika Anda melakukan ini, Anda harus mengerahkan sejumlah pemikiran, perencanaan dan penelitian di belakangnya. Sebelum goncangan dot-com, banyak calon pebisnis online mengira mereka bisa menjadi kaya di Internet hanya dengan menawarkan sesuatu secara gratis. Mereka mengira uang akan mengalir begitu saja.

"Gratis" memang manjur. Jangan salah: orang-orang akan selalu menyukai peluang mendapatkan sesuatu secara gratis.

Tapi, ini harus menjadi bagian dari strategi penjualan kaki-di-pintu Anda. Anda tidak memberikan sesuatu gratis tanpa memiliki strategi yang kuat untuk memandu prospek Anda ke langkah berikutnya.

Formula untuk ini disebut "Bidik, Ikat dan Pungut."

Bidik pendekatan kaki-di-pintu Anda ke prospek yang Anda tahu akan tertarik pada produk-produk Anda. Penjual penyedot debu door-to-door yang cerdas tidak akan membuang waktu pada orang-orang yang punya lantai kayu keras. Penawaran gratis Anda seharusnya hanya menarik bagi seorang yang jelas akan tertarik dengan produk-produk Anda. Menawarkan tempat minum teh gratis bukanlah cara yang baik untuk menemukan orang- orang yang akan membeli pembersih karburator Anda.

Ikat proses penjualan Anda begitu Anda menapakkan kaki di pintu. Buat jalur garis yang menarik dari gratisan hingga closing (penutupan). Para salesman vakum melakukan ini dengan mulus. Saat mereka menyedot debu karpet Anda secara gratis, mereka membicarakan keajaiban mesin itu. Baru setelah itu menjadi jelas bahwa promosi sedang berlangsung.

Kumpulkan informasi kontak dari para prospek Anda. Anda mungkin tidak langsung mendapatkannya dengan ikatan Anda, tetapi Anda bisa selalu mengambil beberapa penjualan lagi dengan tindak lanjut yang dilaksanakan dengan baik.

Penggunaan strategi kaki-di-pintu telah memungkinkan para pebisnis online membangun daftar email dengan ribuan bahkan ratusan ribu nama. Dengan izin mereka, para pemasar ini menghubungi para prospek ini berulang-ulang dengan langkah-langkah kaki-di-pintu lebih lanjut. Jumlah pembaca berulang dalam daftar-daftar ini cukup tinggi. Setiap kali para pebisnis ini menjejakkan kaki di pintu, mereka memberikan sesuatu yang berharga (dan menarik minat) kepada pembaca.

Di Internet, nama-nama dan alamat-alamat email adalah emas (namun, jika Anda tidak punya izin untuk menghubungi mereka, mereka adalah "emas terkubur"). Begitu Anda melangkahkan kaki di pintu, Anda punya kesempatan untuk menghasilkan uang berulang-ulang.


Jika sebuah perintah keluar dari mulut otoritas, kita cenderung patuh.


Aturan ini selalu berlaku, bahkan selama 1960-an yang sengit ketika kita mengira kaum hippies hanya percaya pada obat-obatan, cinta bebas, dan gaya anarki mereka sendiri.

Sebenarnya, para anggota dari generasi yang "terbangkitkan" sama budaknya pada otoritas seperti orang tua mereka. Bedanya, alih-alih mendengarkan teguran-teguran Lyndon Johnson, mereka beribadah di altar Abbie Hoffman dan Jerry Garcia.

Ketaatan pada otoritas dibuktikan jelas pada 1965 di laboratorium ilmuwan bernama Stanley Milgram. Dia merekrut sekelompok mahasiswa muda dan mengarahkan mereka untuk membantunya melakukan suatu penelitian penting.

Sedikit mereka tahu, para siswa itu sendirilah subjek penelitian Dr. Milgram.

Milgram memberi tahu para mahasiswa itu bahwa dia sedang melakukan penelitian psikologi tentang efek hukuman terhadap pembelajaran. Setiap mahasiswa akan memasuki lab Milgram untuk menemukan asisten lab yang memegang clipboard dan seorang pria yang duduk di ruang kaca bersebelahan yang terhubung melalui interkom. Pria di ruang kaca duduk di kursi dengan elektroda terpasang di kepala dan tubuhnya. Para mahasiswa tidak mengetahuinya, tetapi pria berkabel di ruang kaca itu adalah aktor bayaran.

Saat "percobaan" dimulai, sang asisten lab akan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada sang aktor. Setiap kali si aktor menjawab salah, si mahasiswa disuruh untuk menyetrum si aktor. Seiring tiap jawaban yang salah, sengatan listriknya akan meningkat intensitasnya. Tentu, tidak ada listrik dan si aktor dengan meyakinkan menjerit kesakitan, tetapi si subjek mahasiswa tidak mengetahui semua ini.

Eksperimen tersebut berlanjut dengan tegangan "kejutan"-nya meningkat dan jeritan kesakitan sang aktor berubah menjadi jeritan teror. Menjelang akhir eksperimen, menjadi jelas bagi si subjek mahasiswa bahwa si aktor (yang dianggap si mahasiswa sebagai subjek eksperimen sebenarnya) berada dalam kondisi kritis dan setruman lebih lanjut mungkin akan membunuhnya.

Si mahasiswa diberi tahu dengan otoritas bahwa tidak apa-apa untuk melanjutkan. Ini adalah percobaan yang "disetujui secara resmi", dan mereka tidak akan bertanggung jawab secara hukum atau etika atas apa pun yang terjadi.

Menakjubkan, 62 persen dari para mahasiswa yang ikut dalam percobaan ini bersedia memberikan kejutan fatal itu.

Mereka dengan sengaja mengambil nyawa manusia lain, hanya karena seseorang yang berwenang (otoritas) mengatakan tidak apa-apa untuk melakukannya.

Pelajari lebih lanjut cara bermitra dengan, menggunakan, dan menciptakan otoritas di Internet untuk memengaruhi para prospek Anda… https://terobosan.biz.id


Manusia, seperti ternak, cenderung bergerak dalam kawanan. Dalam aksi dan opini, kita pengikut alami. Kita suka bertindak dan berpikir dalam kelompok.


Melihat sejarah abad ke-20 saja, ada banyak contoh pengambilan keputusan kelompok, yang baik maupun menghancurkan. Pada 1930-an, naluri kawanan kita dalam perilaku keuangan pribadi menjerumuskan satu bangsa dalam Depresi Besar. Selama generasi yang sama, kawanan lain mengikuti Hitler saat dia menabur benih Perang Dunia II.

Bahkan Era Nazi memberi studi kasus penting cara kerja perilaku kawanan. Banyak orang mengaitkan kekejaman Reich Ketiga dengan karisma pribadi Hitler. Namun, di tiap rumah warga, kekuasaan Hitler jauh kurang berarti daripada ketakutan orang2 atas apa yang dipikirkan oleh para kawan dan tetangga mereka.

Diwawancarai bertahun2 kemudian, para warga Jerman ditanya mengapa mereka menyerahkan para tetangga mereka yang membangkang kepada pihak berwenang. Sebabnya bukan karena mereka mencintai Hitler, kata mereka. Tapi takut dilihat sebagai orang luar kelompok...

Keberadaan pikiran-kelompok bahkan telah dibuktikan secara ilmiah. Pada 1935, psikolog Mazafer Sherif membawa sekelompok orang ke dalam sebuah ruang gelap dan meminta mereka melihat ke satu titik cahaya kecil di kejauhan.

Kelompok ini menjadi subjek uji dalam kajian fenomena yang disebut "Efek Autokinetik". Anda dapat menguji efek ini sendiri. Lihat satu titik cahaya tak bergerak dalam ruang gelap dan cahaya itu mungkin tampak goyah kadang2.  

Dalam eksperimen Sherif, para subjek uji ditanya, pertama secara individu dan lalu sebagai kelompok, apakah cahaya itu bergerak atau diam. Sebagai individu, opini terbagi hampir sama: sekitar setengah mengatakan mereka melihat gerakan.

Namun, begitu mereka disatukan dlm kelompok, individualitas mereka mulai lenyap. Jawaban yang diberikan sebagian besar subjek sangat bergantung pada pendapat kelompok keseluruhan. Orang2 cenderung setuju dgn mayoritas, meski mereka harus menarik kembali jawaban pertama mereka.

Lalu, ketika ditanya kali ketiga dan terakhir sebagai individu, para subjek cenderung berpegang pada pendapat kelompok mereka dibandingkan pandangan pribadi mereka sebelumnya.

Pelajari lebih lanjut Mentalitas Kawanan dari buku MindControlMarketing.com di sini… https://terobosan.biz.id
Pages: « 1 2 3 4