
Sejarah telah menunjukkan secara konsisten bahwa kemenangan-kemenangan besar diraih oleh mereka yang mau bertindak berani dan menepis keraguan-keraguan diri dan keraguan-keraguan orang lain.
Kebanyakan orang tidak berani, jadi tindakan berani jarang diduga oleh lawan Anda. Ini memberi keuntungan besar bagi mereka yang mau berani. Masalahnya, kita cenderung "memadamkan" ide-ide berani yang melewati pikiran kita. Keberhasilan Anda dalam bisnis terkait dengan kemauan Anda untuk bertindak berani dan tanpa rasa takut. "Bersikaplah berani maka kekuatan perkasa akan datang membantu Anda."
Apa rencana pemasaran Internet paling berani dan paling mengasyikkan yang pernah terlintas dalam pikiran Anda? Tuliskan. Pecahkan. Mulailah memikirkan bagaimana itu bisa dilakukan. Dalam perencanaan Anda, jangan pernah, jangan pernah biarkan kata "tidak bisa" menjadi penghalang pada apa yang ingin Anda capai.
Yang saya maksud dengan berani adalah tindakan berani dan tak kenal takut untuk mengambil apa yang Anda butuhkan. Keberanian adalah konsep yang harus Anda “resapkan” hingga ke kedalaman tulang Anda.
Saat Anda berpikir tentang keberanian, biarkan pikiran Anda beralih ke salah satu momen terbesar dalam sejarah perang – D-Day. Kebanyakan orang tahu D-Day sebagai suatu invasi yang mengubah wilayah Eropa dalam Perang Dunia II untuk Sekutu.
D-Day adalah salah satu contoh hebat sejarah tentang kerja keberanian dan kecemerlangan.
Mari kita atur adegannya. Pantai-pantai Normandia yang diserbu Sekutu pada D-Day mungkin adalah beberapa benteng militer paling berbahaya dalam sejarah. Air yang menuju ke pantai-pantai itu benar-benar ditambang. Pantai-pantai itu juga ditambang. Tanahnya ditutupi baris demi baris kawat, dan tanah pantainya mudah dijangkau oleh senapan-senapan mesin Jerman yang ditempatkan dengan aman jauh di perbukitan di atas.
Cukuplah untuk mengatakan bahwa pendaratan itu sendiri adalah neraka hidup (film "Saving Private Ryan" memberi kita sedikit gambaran tentang seperti apa hari itu, tetapi perlu diingat bahwa pantai-pantai yang diserbu oleh para tentara pemberani itu hari itu membentang lebih dari 50 mil.)
Akhirnya, yang membuat ini benar-benar salah satu contoh terbesar dari keberanian dalam sejarah adalah tipuan yang tidak banyak diketahui yang dinamai "Bodyguard". Ini adalah rencana lima-lapis untuk membingungkan Jerman tentang rencana sebenarnya sekutu untuk merebut kembali Prancis. Empat dari rencana tipuan itu dirancang untuk membuat Jerman berpikir bahwa D-Day tidak akan terjadi sama sekali di pantai-pantai barat Prancis.
Tipuan kelima dan paling penting, bersandi "Fortitude South," dirancang untuk membuat Jerman berpikir bahwa Sekutu memang akan menyerang pantai-pantai Barat Prancis, tetapi bahwa invasi itu akan terjadi di Pas de Calais bukannya di Normandy.
Eksekusi tipuan ini brilian. Sekutu menjalankan konvoi-konvoi palsu, menyiarkan transmisi-transmisi radio palsu dan bahkan mendirikan divisi tank umpan di Dover, Inggris. Untuk menambah coup de grace, mereka bahkan mengirim Jenderal Patton sungguhan ke Dover untuk "memimpin" divisi umpan itu.
Rencana ini berhasil dengan sangat baik sehingga Hitler memusatkan sebagian besar pasukannya di Pas de Calais. Ini membuat perbedaan besar dalam apa yang terjadi hari itu. Seandainya pasukan Hitler telah dipusatkan di Normandia, orang bertanya-tanya apakah pendaratan itu akan telah berhasil atau tidak. Alih-alih menjadi kemenangan besar bagi sekutu, kita mungkin telah melihat gambar mayat-mayat berserakan sepanjang 50 mil pantai Eropa dalam bencana militer terbesar yang pernah ada.
Dalam Perang Korea, kita melihat contoh bagus lain dari keberanian oleh Jenderal Douglas MacArthur. Pada saat beban terbesar pasukan AS tiba di Korea setelah invasi dari Utara, semua pasukan Korea Selatan dan AS yang ada di sana terjebak dalam "Keliling Pusan". Ini adalah sebidang kecil tanah yang mengelilingi kota pelabuhan Pusan yang indah. Pemimpin Korea Utara Kim Il Sung menduga MacArthur memusatkan pasukannya di Pusan dan mencoba keluar dari keliling itu. Tampaknya ini satu-satunya tindakan waras untuk diambil dan, menyadari itu, Kim Il Sung dengan cerdas memusatkan sebagian besar pasukannya di sekitar Pusan.
Namun, tidak ada yang pernah menuduh MacArthur bisa ditebak. Alih-alih melakukan yang terduga, dia membawa sebagian besar pasukannya ke Inchon, sebuah kota kecil di selatan Seoul. Tidak ada yang akan telah menduga serangan ini karena geografi pantainya membuat operasi pendaratan luar biasa sulit.
Ini benar-benar mengejutkan Korea Utara. MacArthur dapat dengan cepat merebut Seoul, dan memotong pasukan Korea Utara menjadi dua.
Mengapa kita, dalam bisnis, tidak bisa bertindak seberani tokoh-tokoh besar dalam sejarah? Mengapa kita tidak bisa menangkap pelanggan dengan cara yang sama seperti MacArthur dan Sekutu merebut tanah?
Jawabannya adalah, kita bisa – jika kita mau tidak takut dalam tindakan kita. Seperti dikatakan B. Liddel Hart, "... dalam perang, yang paling tidak bisa diperhitungkan adalah kemauan/ kehendak manusia."
Menyedihkan untuk mengatakan bahwa sebagian besar ide bisnis yang hebat kalah bahkan sebelum itu dituliskan. Dari milyaran ide yang dilemparkan seputar kepala-kepala kita setiap hari, sebagian besarnya dengan cepat dihilangkan oleh suara hati kita yang berhati-hati. Bahkan ide-ide yang sempat tergores di buku tulis jarang berhasil mencapai tahap perencanaan yang sebenarnya.
Ya, memang benar bahwa sebagian besar usaha bisnis yang dicoba hanya berpeluang tipis sukses. Tapi justru tanpa usaha, tipis menjadi nol.
Dan bila kita tidak menghancurkan sendiri ide-ide bagus kita, kita terlalu setuju dalam membiarkan orang-orang lain menghancurkannya untuk kita. Banyak pebisnis membiarkan ide-idenya dikendalikan oleh birokrasi yang selalu ada bahkan sebelum mereka melihat cahaya hari. Para pengusaha ini menghabiskan lebih banyak waktu memikirkan berapa banyak peraturan yang harus mereka penuhi daripada yang mereka habiskan memikirkan pemasaran.
Ada seorang pebisnis yang, berdasarkan satu panggilan telepon ke birokrat kota kecil, menghentikan kerja pada suatu proyek yang telah direncanakannya selama enam bulan. Birokrat itu memberi tahunya bahwa apa yang dia lakukan ilegal, jadi si pebisnis, sebagai warga negara yang berbakti, ingin mematuhi hukum. Ternyata birokrat itu telah memberikan informasi yang salah! Yang sedang si pebisnis lakukan sebenarnya tidak ilegal sama sekali.
Belajarlah banyak dari Angkatan Darat tentang bagaimana bertindak berani, menghayati ungkapan, "Ampunan datang jauh lebih mudah daripada izin." Lebih baik tidak bertanya apakah sesuatu yang Anda rencanakan adalah boleh. Lebih masuk akal untuk melakukannya saja. Jika Anda melanggar aturan, Anda akan serahkan kepada mereka yang berwenang untuk menegakkan peraturan tersebut sesuai keadaan. Ya, Anda mungkin sulit diatur, tetapi Anda mampu menyelesaikan jauh lebih banyak daripada seandainya Anda hanya duduk-duduk menunggu izin untuk bertindak.
Di dalam nalar, saya mencoba menjalankan bisnis saya dengan cara yang sama. Selama saya beroperasi secara etis, mengapa saya harus menunggu penafsiran birokrat sebelum mengambil tindakan-tindakan yang sangat penting?
Demikian pula, banyak orang menghentikan rencana mereka sendiri sebelum membuahkan hasil. Mereka membayangkan cara-cara mereka akan gagal, jadi mereka memutuskan untuk tidak mencoba sama sekali.
Keberhasilan Microsoft bergantung pada satu permintaan sangat berani yang dibuat oleh Bill Gates. Ketika dia membuat kesepakatan dengan IBM untuk memasukkan perangkat lunak DOS-nya pada setiap PC yang mereka kirim, dia meminta satu hal kecil yang memuluskan kesuksesannya. Dia meminta hak eksklusif untuk menjual upgrade (peningkatan) ke perangkat lunaknya. Kebanyakan orang bahkan tidak akan bertanya, berpikir bahwa tentu IBM melihat potensi pendapatan dari industri perangkat lunak.
Seperti yang kita semua tahu sekarang, IBM justru berkata, "ya". IBM yakin bahwa uang riilnya dalam komputasi akan datang dari penjualan perangkat keras. Satu permintaan berani ini mungkin peristiwa terpenting yang membuat Bill Gate orang terkaya di dunia.
Berhentilah menghabiskan waktu dan energi Anda terus mengkhawatirkan peraturan. Berhentilah memedulikan apa yang orang lain pikirkan. Berhentilah memikirkan bagaimana rencana Anda akan gagal.
Basil King mungkin mengatakan terbaik: "Bersikaplah berani maka kekuatan perkasa akan datang membantu Anda."
Anda sedang bersaing di Internet, salah satu wilayah besar terakhir yang banyak-belum dibatasi. Akan nyaris mustahil bagi pemerintahan-pemerintahan dunia untuk menjinakkan sesuatu yang begitu besar, terlampau luas, begitu bebas seperti Internet. Manfaatkan kebebasan ini, karena Anda tidak akan menemukannya di tempat lain. Anda memiliki izin untuk bertindak dengan berani. Bertindaklah secara etis, perlakukan orang-orang dengan adil, tetapi demi Tuhan, bangkitlah dan ambil bagian Anda!
The Wall