Melacak Tren

Ungguli Para Pesaing dengan Melacak dan Mengikuti Tren-Tren

Anda harus menemukan suatu cara untuk mengaitkan apa yang Anda inginkan dengan apa yang orang lain butuhkan. Maksudnya: Untuk sukses pemasaran, Anda perlu bertanya, Bagaimana saya bisa menggunakan sumberdaya dan ketrampilan saya dengan menyediakan sesuatu yang dibutuhkan orang?

Pertanyaan itu adalah inti menemukan peluang pemasaran Anda. Bagaimana menemukan peluang?

Dunia ini penuh dengan peluang untuk melakukan hal-hal yang perlu dilakukan. Mereka ada di sekeliling kita. Kita bisa tersandung peluang, bisa menciptakannya, atau juga bisa mencari-carinya. Bagaimana pun cara kita menemukan peluang, untuk benar-benar menyambung dengan peluang, kita harus mengenalnya. Tapi sering kita tidak mengenalinya. Justru kita sering melewatkannya sambil berharap dapat menemukan yang pas.

Ada suatu konsep dalam biologi lapangan yang menjelaskan mengapa orang sering melewatkan peluang. Saat para biologiwan pergi ke lapangan untuk meneliti hewan-hewan dalam bidang spesialisasinya, mereka menggunakan apa yang disebut “kesan pencarian”: yaitu, setiap biologiwan akan memiliki suatu kesan atau bayangan dalam benak tentang macam hewan yang sedang dicarinya.

Karena itu, biologiwan yang mencari babon akan melihat banyak babon di tengah-tengah flora dan fauna habitat mereka; namun, biologiwan yang mencari ular di wilayah yang sama kemungkinan besar akan mengesampingkan babon-babon itu tetapi melihat banyak ular. Seandainya biologiwan ular pergi ke lapangan dengan biologiwan babon, dia bisa tertegun menemukan begitu banyak babon di sekitarnya, dan sebaliknya.

Itulah yang kita semua lakukan saat melewatkan peluang-peluang. Bila Anda tahu hal-hal yang sedang Anda cari, dan punya kesan pencarian dalam benak, Anda akan melihat peluang-peluang. Bila tidak, Anda mungkin akan melewatkannya. Begitu Anda mulai melihat peluang-peluang, Anda akan bisa melihat jodoh-jodoh yang mungkin.

Salah satu sumber peluang-peluang bisnis baru adalah tren.

Bila Anda bisa mengaitkan apa yang ingin Anda lakukan kepada suatu tren (kecenderungan) yang sedang tumbuh, perjalanan Anda bisa benar-benar bersifat kebetulan. Sebelum menjadi status quo (keadaan sekarang), keadaan-keadaan ini dulunya adalah tren. Karena status quo melahirkan perubahan, tren-tren hari ini akan berkembang menjadi keadaan-keadaan masa depan. Tetapi di antara peralihan itu terdapat banyak peluang.

Tren artinya segala pola peristiwa atau perilaku yang sama-sama dirasakan (dialami) oleh semakin banyak orang, yang menciptakan kebutuhan-kebutuhan baru yang mereka ingin sekali atau bersedia penuhi. Tren-tren menampung benih-benih begitu banyak peluang, dalam kenyataannya, sehingga penelusuran tren telah menjadi bidang yang berkembang.

Para peramal tren seperti John Naisbitt dan Faith Popcorn, serta futuris seperti Alvin Toffler banyak menulis dan berbicara mengenai tren-tren yang mereka lihat sedang muncul dan implikasi-implikasinya. Sebagian dari usaha-usaha kecil terbaik untuk 1990-an telah menjadi rute-rute yang sukses menuju kewirausahaan selama beberapa tahun terakhir karena usaha-usaha itu langsung tanggap terhadap trend-trend yang muncul dalam masyarakat kita.

Sebagai ilustrasi, penelitian tentang tren-tren teratas di akhir abad ke-20 menghasilkan 12 tren di bawah ini yang membuka banyak pintu peluang:

  • Populasi usia lanjut
  • Ketakutan akan kejahatan brutal
  • Multimedia interaktif
  • Masalah-masalah polusi lingkungan
  • Pergeseran penduduk dari kota ke desa
  • Keluarga orangtua-tunggal
  • Perampingan perusahaan
  • Rumah sebagai sarang bekerja dan rekreasi
  • Minat dalam kesehatan dan kebugaran
  • Tingkat tekanan jiwa yang meningkat
  • Waktu senggang yang menciut
  • Pasangan yang sama-sama bekerja

Jadi, untuk menemukan jalan untuk menggunakan kekuatan-kekuatan Anda, jadilah pengamat tren. Bacalah media online mencari statistik tentang apa yang sedang dikerjakan atau terjadi pada orang-orang dibandingkan dengan apa yang dulu dikerjakan atau terjadi pada mereka. Tanyai diri Anda, Kebutuhan-kebutuhan atau masalah-masalah apa yang diisyaratkan oleh tren-tren ini? Bagaimana saya bisa membantu? Apakah mengerjakan itu akan menjadi sarana untuk mencapai tujuan-tujuan saya?